HASIL BUAH KAKAO MENURUN

Kalimas- Hasil Buah Kakao  Menurun   diakibatkan  iklim   dan  Kurangnya Perawatan.Buah kakao akhir  akhir bulan ini sangat tidak memuaskan untuk  para petani Kakao yang menjadi komuditas unggulan para petani Kalimas. Kalimas,06 Desember 2017

Kakao memang menjadi komoditas yang sangat diandalkan oleh para petani  Kalimas, untuk dijadikan lahan penghidupan bagi mereka. Salah Satu Contoh milik Bapak Hamzah Y nule.

Ia menuturkan, buah kakao bisa dipanen dalam rentang 1 atau 2 pekan sekali dengan total dalam sebulan mencapai sekitar 200 kilogram.

“Kalau dijual ke pengepul, kakao kering saat ini dihargai Rp 15.000 sampai Rp 25.000 per kilogram. Sedangkan kakao basah cuma seharga Rp 8.000 per kilogram,” tutur Hamzah Y nule  yang merupakan penduduk asli  Dusun Anggrek  di Desa  Kalimas,Kecamatan Taluditi Kab. Pohuwato.

“Selama ini perkebunan kakao dikelola secara tradisional, yaitu penduduk hanya menanam tanpa melakukan perawatan sehingga hasil panen tidak optimal. Di Desa Kalimas, umumnya setiap 1 hektare lahan kakao hanya menghasil 0,90 ton biji kakao,” kata  Nurkholish Abduh

Dengan menjual biji kakao kering ditambah hasil kebun lainnya, Hamzah  dapat membiayai 2 anak anaknya   menempumpuh  bersekolah di sekolah menengah atas. sementara 1 Lainya masih di duduk  sekolah Dasar.

About kalimas 132 Articles
NURKHOLISH ABDUH, S.Pd.I

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan